SELURUH ASN AGAR TIDAK MENSHARE INFORMASI YANG BELUM JELAS KEBENARANNYA DI MEDSOS

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, meminta kepada seluruh ASN (Aparatur Sipil Negera) di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, agar tidak menshare berbagai informasi yang belum jelas kebenarannya di Medsos (Media Sosial). Untuk itu, apabila menemukan suatu informasi, harus dipastikan terlebih dahulu kebenarannya. Permintaan Wali Kota Sukabumi tersebut, disampaikan dalam Rakor (Rapat Koordinasi) bersama unsur FKPD (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kota Sukabumi dan para Kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) serta para Camat dan Lurah se Kota Sukabumi, membahas berbagai informasi dan berita yang beredar khususnya di Medsos yang belum jelas kebenarannya, bertempat di Gedung Juang 45 Kota Sukabumi.

Wali Kota Sukabumi mengatakan, percepatan pembangunan yang dilaksanakan saat ini, diantaranya mempercepat pembangunan infrastruktur dan transportasi yang semakin mudah diakses oleh segenap lapisan masyarakat. Berkaitan dengan hal tersebut, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, harus bisa mengantisipasi berbagai dampak negatif dari percepatan pembangunan tersebut. Disamping itu, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi, sebagai duta Pemerintah Kota Sukabumi harus bisa menjaga kondusifitas wilayah Kota Sukabumi, dengan mengajak segenap lapisan masyarakat, untuk bersama-sama menjaga sekaligus meningkatkan keamanan, ketertiban ketenteraman, kenyamanan dan kedamaian di wilayahnya masing-masing, berkolaborasi dengan aparat Kepolisian dan TNI serta instansi dan lembaga terkait lainnya.

Yang tidak kalah penting, seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi beserta segenap lapisan masyarakat Kota Sukabumi, agar bersama-sama menyukseskan Pemilu (Pemilihan Umum) Serentak Tahun 2019, yakni Pemilu Presiden dan Wakil Presiden RI serta Pemilu Anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi Jawa Barat dan DPRD Kota Sukabumi, tepatnya pada tanggal 17 April 2019 yang akan datang, dengan menyalurkan hak suaranya di TPS (Tempat Pemungutan Suara)-nya masing-masing, sesuai dengan aspirasi dan pilihannya masing-masing. Wali Kota Sukabumi mengharapkan, angka partisipasi pemilih yang menggunakan hak suaranya di Kota Sukabumi dalam Pemilu Serentak Tahun 2019, dapat mencapai angka 80 persen, atau mengalami kenaikan dari Pilkada (Pemilihan Kepala Daerah) Serentak Tahun 2018.

Rakor bersama unsur FKPD Kota Sukabumi dan para Kepala OPD serta para Camat dan Lurah se Kota Sukabumi ini, diisi pemaparan dari Kapolres Sukabumi Kota, Dandim 0607 Kota Sukabumi, Ketua Pengadilan Negeri Sukabumi, dan perwakilan dari Kejaksaan Negeri Sukabumi.

Leave a Reply