WAKIL WALI KOTA SUKABUMI MEMBAHAS KOLABORASI DALAM MEMAJUKAN UMKM

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. dan SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) serta instansi dan lembaga terkait, melakukan audensi dengan perwakilan Alfamart dan Sukabumi Kece (Kelurahan Entrepreneurship Center), membahas tentang kolaborasi antara Pemerintah Kota Sukabumi melalui Diskop UKM-PP (Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan dan Perindustrian) Kota Sukabumi dan Sukabumi Kece dengan Alfamart, dalam memajukan UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah), khususnya warung-warung kecil masyarakat di Kota Sukabumi, tepatnya tanggal 13 Maret 2019, di Ruangan Rapat Wakil Wali Kota Sukabumi.

Dijelaskannya, Program Sukabumi Kece ini, dalam setiap tahunnya ditargetkan dapat menciptakan dan mencetak sebanyak 1.500 wirausaha muda di Kota Sukabumi. Selain itu juga dijelaskan, dilaksankannya program tersebut, menindaklanjuti sekaligus merealisasikan aspirasi masyarakat Kota Sukabumi, untuk menciptakan dan mencetak para pelaku usaha baru dan inkubator pelaku bisnisnya, termasuk modal usahanya, pendidikan, pelatihan, pendampingan dan pengembangannya.

Selanjutnya dijelaskan, dalam menciptakan dan mencetak para pelaku usaha baru ini, Pemerintah Kota Sukabumi akan mensuport modal, manajerial dan pemasarannya. Adapun modal untuk para pelaku usaha baru ini, berupa pinjaman tanpa bunga, serta hanya untuk para pelaku usaha kecil saja, seperti warung kecil, kerajinan tangan dan sejenisnya. Selain itu, Pemerintah Kota Sukabumi juga akan membuka Sukabumi Mart di Kota Sukabumi, untuk pemasaran produk UKM (Usaha Kecil dan Menengah) di Kota Sukabumi secara retail. Sedangkan kepemilikan modal Sukabumi Mart ini dilaksanakan secara bersama, yakni maksimal sebesar 5 juta rupiah untuk setiap pemodal.

Sementara mengenai jenis barang yang dijual di Sukabumi Mart ini, hampir sama dengan mini market lainya yang ada di Kota Sukabumi saat ini. Lebih jauh dijelaskan, kepemilikan Sukabumi Mart ini sekitar 70 persen oleh masyarakat dalam bentuk koperasi atau dalam bentuk badan usaha lainnya. Dengan demikian, Sukabumi Mart ini tidak dimonopoli oleh para pemodal besar, serta penjualannya pun dalam bentuk grosir, untuk membantu warung kecil. Wakil Wali Kota Sukabumi mengatakan, Sukabumi Mart ini menurut rencana berada dibawah Program Sukabumi Kece. Oleh karenanya, Pemerintah Kota Sukabumi sudah melakukan kerjasama dengan sejumlah badan usaha khususnya koperasi, serta sudah melakukan kerjasama dengan Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Kota Sukabumi, untuk menunjang kelancaran dan keberhasilan program tersebut.

Leave a Reply