30 Lulusan STIKES Sukabumi Ikuti Wisuda dan Pengambilan Sumpah Profesi

Reporter : KHAERU SOBRI

Redaktur/Editor : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Sebanyak 30 lulusan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Sukabumi mengikuti prosesi sidang senat terbuka dalam rangka pengukuhan wisuda dan pengambilan sumpah profesi  gelombang kedua tahun akademik 2018-2019, di Aula STIKES Sukabumi, Kamis (21/3/2019).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri Setiawan Hamami, Ketua Yayasan Perguruan Tinggi Kusuma Bangsa Sukabumi, Hanafie Zain, Ketua STIKES Sukabumi, Kepala Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah IV Jawa barat dan Banten, Ketua DPW PPNI Jawa barat serta tamu undangan lainnya.

Ketua STIKES Sukabumi, Iwan Permana mengatakan, para wisudawan pada gelombang kedua tersebut berasal dari dari tiga bidang program studi, yaitu Diploma Keperawatan, Sarjana Keperawatan dan Sarjana Profesi Ners. Dirinya menyebutkan, adapun untuk lulusan Diploma Kepewaratan sebanyak satu orang, sedangkan lulusan Sarjana Keperawatan sebanyak 26 orang dan lulusan Sarjana profesi Ners sebanyak tiga orang.

Dijelaskan pula, pelaksanaan wisuda gelombang kedua ini dalam rangka mempercepat akselerasi daya serap lulusan sekaligus menghadapi pelaksanaan ujian profesi yang rencananya akan diselenggarakan oleh pemerintah pada bulan Juli 2019 mendatang.

Ditandaskannya, sejak STIKES Sukabumi didirikan hingga saat ini, para alumninya sebagian besar sudah terserap di dunia kerja yang tersebar dihampir setiap wilayah, baik nasional, regional dan bahkan hingga internasional.  Ditambahkannya, menurut  data dari Bagian Pengelola Kemahasiswaan STIKES Sukabumi bahwa sejak didirikan hingga sekarang, jumlah lulusan lembaga pendidikannya hampir mencapai  10.000 orang.

Lebih lanjut dirinya mengatakan, sedangkan untuk daya serap lulusan rata-rata setelah tiga hingga lima bulan diwisuda, para lulusan tersebut terserap oleh sejumlah instansi pelayanan publik maupun perusahaan seperti rumah  sakit, klinik, Puskesmas serta lembaga pelayanan lainnya baik dalam dan luar negeri  seperti di kawasan Timur Tengah dan Jepang.

Leave a Reply