DKP3 KOTA SUKABUMI AKAN MENAMBAH LAHAN PENYANGGA LP2B

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

DKP3 (Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan) Kota Sukabumi, menurut rencana akan menambah Lahan Penyangga LP2B (Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan) di Kota Sukabumi kurang lebih seluas satu hektar, tepatnya di wilayah Kelurahan Cikundul Kecamatan Lembursitu. Kepala DKP3 Kota Sukabumi, Ir. Hj. Kardina Karsoedi, M.T. menjelaskan, rencana tersebut akan direalisasikan dalam tahun 2019 ini. Lahan penyangga tersebut, berfungsi untuk memperkuat LP2B yang ada di Kota Sukabumi.

Dijelaskan pula,  luas LP2B di Kota Sukabumi saat ini mencapai 321 hektar, yakni lahan milik Pemerintah Kota Sukabumi dan lahan milik masyarakat Kota Sukabumi. Selain itu juga dijelaskan, lahan tersebut senantiasa dijaga dan dipelihara secara optimal, serta dalam setiap tahunnya akan terus ditambah dan dikembangkan. Sedangkan dilakukannya pengadaan Lahan Penyangga LP2B tersebut, merupakan bagian dari pengembangan kawasan wisata Cikundul. Karena ke depannya, di wilayah tersebut akan dijadikan kawasan agro wisata.

Kepala DKP3 Kota Sukabumi mengatakan, dalam perencanaannya, kawasan Cikundul ini dipetakan menjadi kawasan wisata. Berkaitan dengan hal tersebut, DKP3 Kota Sukabumi memiliki kewajiban dan kewenangan, untuk melakukan pengelolaan kawasan tersebut seluas 4,5 hektar yang akan dijadikan agro wisata. Selain itu, di kawasan tersebut diperlukan adanya lahan penyangga, karena akan dilakukan beberapa penambahan fasilitas serta sarana dan prasarana, untuk melengkapi kawasan agro wisata, seperti mushola, ruang terbuka dan yang lainnya.

Ditambahkannya, seluruh LP2B di Kota Sukabumi aman dari dampak perkembangan dan pembangunan serta dari alih fungsi lahan di Kota Sukabumi. Adapun faktor yang menjadi penyebab terjadinya alih fungsi lahan di Kota Sukabumi, diantaranya diakibatkan oleh faktor eksternal dan internal petani, yakni tekanan ekonomi pada saat terjadi krisis ekonomi, sehingga banyak petani yang menjual aset miliknya berupa sawah, untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

Oleh karenanya, alih fungsi lahan ditengah perkembangan perkotaan ini tidak bisa dipungkiri dan dihindari. Namun demikian, Kepala DKP3 Kota Sukabumi mengatakan merasa optimis, dengan partisipasi seluruh stakeholders di Kota Sukabumi, hal tersebut dapat diantisipasi dan dikurangi. Selain itu, pihak DKP3 Kota Sukabumi juga senantiasa berupaya optimal meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat khususnya para pemilik LP2B di Kota Sukabumi, untuk senantiasa berupaya optimal mempertahankannya, supaya lahannya tidak dialih fungsikan.

Leave a Reply