PEMERINTAHAN KOTA SUKABUMI BERAWAL DARI GEMEENTE SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pemerintahan Kota Sukabumi, secara historis berawal dari Gemeente Sukabumi, yang dibentuk pada tanggal 1 April 1914. Dalam perjalanannya, Pemerintahan Kota Sukabumi telah mengalami beberapa perubahan atau pergantian nama Pemerintahan. Yakni Gemeente Sukabumi dari tahun 1914 sampai dengan tahun 1942, Sukabumi Shi dari tahun 1942 sampai dengan 1945, Kota Kecil Sukabumi dari tahun 1945 sampai dengan tahun 1957, Kota Praja Sukabumi dari tahun 1957 sampai dengan tahun 1965, Kotamadya Daerah Tingkat II Sukabumi dari tahun 1965 sampai dengan tahun 2004, dan Kota Sukabumi dari tahun 2004 sampai dengan sekarang.

Pada saat Gemeente Sukabumi dibentuk suatu dewan yang disebut Dewan Gemeente Sukabumi, yang anggotanya berjumlah 11 orang, yakni 8 orang Eropah yang dipersamakan dengan orang Belanda, 2 orang Indonesia, dan 1 orang Timur Asing.

Namun sejak tahun1926, Gemeente Sukabumi dijadikan Daerah Otonom yang dipimpin oleh Burgemeester. Adapun yang menjabat Burgemeester dari tahun 1926 sampai dengan tahun 1942, antara lain G.F. Rambonnet, Mister Cowekerk, Mister A.L.A. Van Unen, dan W.J. Ph. Van Wanning, juga disebut nama Ilyas Sasmita, yang menjabat sebagai Waarnemend Burgemeester Sementara, mengisi kekosongan dari Mister A.L.A. Van Unen kepada W.J. Ph. Van Wanning.

Sedangkan Sukabumi Shi dipimpin oleh Shityo, yang terdiri dari Raden Rangga Adiwikarta  dari tahun 1942 sampai dengan tahun  1943, Raden Abbas Wilaga Somantri dari tahun 1943 sampai dengan tahun 1944, dan R. Syamsudin, S.H. dari tahun 1944 sampai dengan tahun 1945.

Sementara yang menjabat Wali Kota Sukabumi dari mulai Kota Kecil tahun 1945 hingga sekarang Kota Sukabumi, yakni R. Syamsudin, S.H. dari tahun 1945 sampai dengan tahun 1946, Raden Makmur Surya Hudaya dari tahun 1946 sampai dengan tahun 1948, Raden Ebo Adinegara dari tahun 1948 sampai dengan tahun 1950, Raden Widiadja Soerja – Acting, Raden S. Affandi Kartadjumena    dari tahun 1950 sampai dengan tahun 1952, Raden Soebandi Prawiranata dari tahun 1952 sampai dengan tahun 1959, Moch. Soelaeman dari tahun 1959 sampai dengan 1960, Raden Soewala dari tahun 1960 sampai dengan tahun 1963, Raden Semeru – Acting, Drs. Achmad Darmawan Adi dari tahun 1963 sampai dengan tahun 1966, dan Raden Bidin Soerja Goenawan – Acting.

Kemudian Saleh Wiradikarta, S.H.     dari tahun 1966 sampai dengan tahun 1978, Soejoed, B.A. dari tahun 1978 sampai dengan tahun 1988, H. Zaenudin Mulaebari, S.H. dari tahun 1988 sampai dengan tahun 1993, H. Udin Koswara, S.H. dari tahun 1993 sampai dengan tahun 1997, R. Nuriana,  S.H. Pjs. (Pejabat Sementara) dan Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc.— Plh. (Pelaksana Harian) dari tahun 1997 sampai dengan tahun 1998, dan Dra. Hj. Molly Mulyahati Djubaedi, M.Sc. dari tahun 1998 sampai dengan tahun 2003.

Selanjutnya Pasangan H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Iwan Kustiawan dari tahun 2003 sampai dengan tahun 2008, Pasangan H. Mokhamad Muslikh Abdussyukur, S.H., M.Si. dan Drs. H. Mulyono, M.M. dari tahun 2008 sampai dengan tahun 2013, Pasangan H. Mohamad Muraz, S.H., M.M. dan H. Achmad Fahmi, S.Ag., M.M.Pd. dari tahun 2013 sampai dengan tahun 2018, serta Pasangan H. Achmad Fahmi  dan H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. dari tahun 2018 sampai dengan sekarang.

Leave a Reply