DALAM USIA 105 TAHUN KOTA SUKABUMI SUDAH BANYAK MENGALAMI PERUBAHAN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Dalam usia 105 tahun, Kota Sukabumi sudah banyak mengalami perubahan dan kemajuan di bebagai bidang. Seperti diungkapkan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, banyaknya perubahan dan kemajuan yang dialami Kota Sukabumi ini, merupakan buah karya yang terus menerus dari setiap generasi dan setiap pemimpin Kota Sukabumi yang datang dan pergi silih berganti. Selain itu, selama rentang waktu 105 tahun, banyak perjalanan yang sudah dilalui, baik berupa suka maupun berupa duka. Namun semua pihak tentu meyakini, bahwa siapapun yang memimpin Kota Sukabumi pasti selalu mempunyai niat yang baik, untuk memajukan dan mengembangkan Kota Sukabumi dalam bebagai bidang.

Diungkapkan pula, setiap periode kepemimpinan senantiasa memberikan warisan kepada generasi selanjutnya, supaya mampu melanjutkan hal-hal yang baik dan mampu meningkatkannya. Karena setiap periode kepemimpinan  senantiasa meninggalkan kekurangan dan kelemahan. Selanjutnya diungkapkan, selama rentang waktu 105 tahun, Kota Sukabumi telah menempuh 3 era pemerintahan yang berbeda, yakni era Pemerintahan Kolonial Belanda, era Pemerintahan Kolonial Jepang, dan era Pemerintahan Republik Indonesia. Dengan latar belakang pemerintahan yang berbeda tersebut, banyak peristiwa yang patut dijadikan bahan refleksi dan evaluasi untuk diperbaiki dan ditingkatkan, khususnya dalam pengelolaan pemerintahan ke depan.

Lebih jauh diungkapkan, dari catatan sejarah semua pihak tentu mengetahui, bahwa Kota Sukabumi didirikan oleh Pemerintah Kolonial Belanda, yang maksud dan tujuan utamanya untuk memberikan pelayanan kepada para Pengusaha Belanda atau Preanger Planters, yang pada waktu itu banyak yang membuka berbagai perkebunan di daerah Kabupaten Cianjur dan Sukabumi.

Disamping Wali Kota Sukabumi juga mengatakan, konon dari karakter Kota Sukabumi yang nyaman dan pikabetaheun, nama Sukabumi ini terbentuk, yang arti harfiahnya yakni suka bumén-bumén atau nyaman bertempat tinggal. Karakter dan citra Kota Sukabumi yang asri, sejuk, nyaman dan pikabetaheun ini, merupakan salah satu modal sosial yang harus terus dipertahankan oleh pemerintah daerah beserta seluruh masyarakat Kota Sukabumi, melalui pola pembangunan yang senantiasa mengedepankan keseimbangan alam dan kelestarian lingkungan.

Leave a Reply