MENTERI SOSIAL SALURKAN BANTUAN SOSIAL PKH DAN BPNT DI KOTA SUKABUMI

Reporter : ARIF HIDAYAT

Redaktur/Editor : RATNA NURSEHA

Menteri Sosial RI, Agus Gumiwang Kartasasmita menyalurkan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada warga Kota Sukabumi pada Rabu, 10 April 2019, bertempat di GOR Surya Kencana Kota Sukabumi. Hadir pada kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, Plt. Kepala Dinas Sosial Kota Sukabumi, unsur Forkopimda, camat, lurah serta tamu undangan lainnya.

Dalam Sambutannya, Menteri Sosial menandaskan, pemerintah pusat berupaya untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia. Hal tersebut dibuktikan dengan alokasi anggaran dari tahun ke tahun untuk program PKH terus meningkat.

Dikatakannya, pada tahun 2014 lalu, anggaran PKH sebesar 5,9 triliyun Rupiah, sedangkan pada tahun 2018 naik menjadi 19 triliyun.  Adapun untuk tahun 2019, anggaran PKH meningkat tajam yakni sebesar 34 triliyun Rupiah.

Dijelaskan pula, bantuan  PKH dan BPNT  disalurkan langusng melalui rekening penerima PKH atau BPNT.  Oleh karena itu, Kementerian Sosial mendukung program pemerintah yang berkaitan dengan inklusi keuangan.

Sementara itu Wali Kota Sukabumi menyebutkan, bahwa program PKH awalnya diterima oleh warga Kota Sukabumi dengan jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) sebanyak 2.200 KK pada tahun 2013. Sedangkan pada tahun 2019 penerima KPM sebanyak 9.010 KK.

Oleh karena itu, Wali Kota meminta agar pemerintah pusat terus memperhatikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program PKH dan BPNT. Hal tersebut  bertujuan untuk menjembatani permasalahan kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan di Kota Sukabumi.

Menurutnya, ada beberapa  kendala atau permasalahan penerima KPM (Kartu Penerima Manfaat) diantaranya saldo kosong dan kartu sering rusak atau eror. Sehingga pemerintah Kota Sukabumi mengharapkan agar kementrian sosial dapat mengatasi permasalahan tersebut. Apalagi KPM  sudah terdaftar.

Wali Kota berharap, program PKH dan BPNT  yang dicanangkan pemerintah pusat ini akan semakin meningkatkan kualitas sumber daya masyarakat sehingga pembangunan di Kota Sukabumi semakin melesat dan berkelanjutan.

Leave a Reply