ISBATH NIKAH TAHUN 2019

Reporter : ARIF HIDAYAT

Redaktur/Editor : RIKSAN SATYAPRAWIRA

Dalam rangka HUT kota Sukabumi yang ke 105 tahun, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Sukabumi (Disdukcapil) Kota Sukabumi bekerja sama dengan Pengadilan Agama Negeri Kota Sukabumi serta BAZNAS Kota Sukabumi menyelenggarakan Sidang Isbath Nikah pada hari Senin tanggal 15 April 2019 bertempat di Pengadilan Agama Negeri  Kota Sukabumi. Adapun yang hadir pada kesempatan tersebut Wali Kota Sukabumi, H.Achmad Fahmi, Wakil Wali Kota Sukabumi H.Andri S Hamami SH MH, Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Kepala Pengadilan Agama Kota Sukabumi, Camat, Lurah dan Tamu undangan lainya.

Dalam sambutannya Wali Kota Sukabumi, H.Achmad Fahmi, menandaskan bahwa kegiatan yang merupakan rangkaian dari HUT kota Sukabumi yang ke 105 ini dilaksanakan agar bagi warga Kota Sukabumi yang pernikahannya belum tercatat dalam administrasi negara, dapat tercatat sebagaimana mestinya sehingga pernikahan menjadi lebih kokoh. Kegiatan ini yang  merupakan kolaborasi antara Disdukcapil dengan Pengadilan Negeri Agama Kota Sukabumi, bertujuan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

Di jelaskan oleh Ketua Pengadilan Agama Kota Sukabumi, drs. H. Udin Najmudin, S.H., MH,  bahwa kegiatan ini ditujukan untuk pasangan suami istri yang belum mempunyai buku nikah . Undang –  Undang Nomor 1 Tahun 1974 Pasal 1 dan pasal 2 menyatakan perkawinan adalah sah ,apabila di lakukan menurut hukum masing masing agamanya dan kepercayaan itu dan tiap perkawinan dicatat menurut peraturan perundang undangan yang berlaku.

Sementara itu Kepala Disdukcapil Kota Sukabumi, Iskandar S.IP., MT, menjelaskan bahwa masih terdapat  47. 891 orang yang status perkawinannya belum tercatat. Kegiatan isbath ini laksanakan dua tahap yaitu pada tangal 15 April 2019 . sedangka maksud  kegiatan ini  adalah memberikan status perkawinan yang mempunyai kekuatan hukum tetap, memberikan perlindungan terhadap hak anak, meningkatkan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan mewujudkan data kependudukan yang tertib, akurat dan dinamis. Sedangkan peserta berjumlah 110 pasangan , tahap pertama  57 pasangan dan tahap kedua sebanyak 53 pasangan.

Leave a Reply