PERJALANAN OTDA DAPAT DIKATAKAN BANYAK KEMAJUAN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

 Perjalanan Otda (Otonomi Daerah) pasca reformasi hingga sekarang, dapat dikatakan banyak kemajuan yang telah dicapai. Selain itu, Otda juga telah memberikan solusi dalam mendorong kemajuan pembangunan daerah, serta masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas untuk mengembangkan kreativitas dan inovasinya. Demikian ditandaskan Mendagri (Menteri Dalam Negeri) RI, Tjahjo Kumolo, yang disampaikan oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., pada Upacara Peringatan Ke 23 Hari Otda Tahun 2019 Tingkat Kota Sukabumi, hari Kamis, 25 April 2019, bertempat di Halaman Apel Setda Kota Sukabumi.

Ditandaskan pula, muara dari pelaksanaan Otda ini, yakni terwujudnya kesejahteraan masyarakat meialui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat. Untuk itu diharapkan, seluruh daerah dapat meningkatkan daya saing, dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan serta potensi keanekaragaman daerah. Adapun tema peringatan Otda tahun ini, yakni Meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia Indonesia yang Lebih Baik, melalui Penyelenggaraan Otonomi Daerah yang Kreatif dan Inovatif. Tema ini merupakan refleksi dari eksistensi dan ekspektasi masyarakat kepada pemerintah, dalam meningkatkan kualltas sumber daya manusia, untuk memberdayakan Otda dalam mewujudkan kemandirian, kemajuan dan kesejahteraan daerah.

Disamping itu, Mendagri juga memberikan apresiasi kepada seluruh Pemerintah Daerah dan masyarakat, yang telah mendukung terselenggaranya Pemilu (Pemilihan Umum) Serentak tanggal 17 April 2019 yang lalu, serta berjalan lancar, aman dan tertib. Diharapkannya, pasca pemungutan suara Pemilu Serentak ini, semua pihak dapat menjaga suasana kondusif di masyarakat, sehingga pelayanan publik dan aktivitas pemerintahan dapat diselenggarakan dengan aman, lancar dan terkendali.

Dikatakannya, dalam penyelenggaraan Otda, jangan sekali-kali menganggap bahwa masyarakat itu hanya semata-mata sebagai konsumen pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai citizen, termasuk meningkatkan kualitas sumber daya manusianya. Untuk itu, semua ASN (Aparatur Sipil Negara) di daerah, harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik, sebagai wujud pelaksanaan Reformasi Birokrasi di daerah. Selain itu, Pemerintah Daerah juga harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, karena masyarakat semakin menyadari akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan.

Leave a Reply