KOTA SUKABUMI MENDAPAT PENGHARGAAN KOTA TERKREATIF DI JAWA BARAT

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Kota Sukabumi mendapat penghargaan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, sebagai peringkat kedua kota terkreatif di Jawa Barat. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kepada Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, pada acara Gala Dinner and Awarding Night of Creative Cities of West Java, bertempat di Aula Barat Gedung Sate Provinsi Jawa Barat, baru-baru ini, sebagai rangkaian acara International Conference on Creative Economy.

Selain Kota Sukabumi, ada 12 Kabupaten dan Kota lainnya di Jawa Barat, yang terpilih sebagai daerah tertinggi indeks kreativitasnya. Adapun ke 12 Kabupaten dan Kota lainnya tersebut, terdiri dari Kabupaten Majalengka, Sumedang, Garut, Subang, Purwakarta dan Kabupaten Bandung, serta Kota Cimahi, Depok, Tasikmalaya, Cirebon, Bekasi dan Kota Bogor.

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi menjelaskan penghargaan ini menjadi pemacu semangat bagi para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, untuk terus berkarya. Selain itu juga tidak terlepas dari jumlah pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi yang cukup banyak.

Dijelaskan pula, Pemerintah Kota Sukabumi baru pada tahun ini mendapat data pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, yakni jumlahnya mencapai 123 lembaga. Disamping itu juga dijelaskan, pencapaian prestasi pelaku ekonomi kreatif Kota Sukabumi pun cukup membanggakan, seperti pelaku seni mural atau menggambar di atas media dinding, serta menjadi juara dalam ajang perlombaan di Inggris. Selain itu, pelaku ekonomi kreatif tersebut mendapat proyek membuat taman-taman kota di Inggris.

Wali Kota Sukabumi mengharapkan, prestasi tersebut agar senantiasa dijaga sekaligus ditingkatkan dan dikembangkan. Maksud dan tujuannya, supaya para pelaku ekonomi kreatif di Kota Sukabumi, dapat meningkatkan dan mengembangkan karya-karyanya, serta kreatifias dan inovasinya.

Dikatakannya, Pemetintah Kota Sukabumi pada tahun 2020 mendatang akan membangun SCH (Sukabumi Creative Hub), di atas lahan seluas 3 hektar, untuk tempat berkumpul para pelaku ekonomi, seni dan budaya generasi muda Kota Sukabumi. Dihapkannya, dengan adana SCH ini, para pelaku ekonomi, seni dan budaya generasi muda Kota Sukabumi, dapat meningkatkan dan mengembangkan karya-karyanya, serta kreatifias dan inovasinya, ke arah yang lebih baik lagi.

Leave a Reply