STOK DARAH DI PMI KOTA SUKABUMI HANYA TINGGAL 559 LABU DARAH LAGI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Stok darah di UTD PMI (Unit Transfusi Darah Palang Merah Indonesia) Kota Sukabumi, saat ini hanya tinggal 559 labu darah lagi. Wakil Ketua UTD PMI Kota Sukabumi, Feri Pebriana, S.Pdi., M.Si. menjelaskan, stok darah tersebut terdiri dari 111 labu darah golongan A, 233 labu darah golongan B, 203 labu darah golongan O, dan 12 labu darah golongan AB.

Dikatakannya, stok darah tersebut hanya mencukupi untuk memenuhi kebutuhan selama 10 sampai dengan 15 hari. Sebab permintaan darah pada setiap harinya rata-rata mencapai 30 sampai dengan 50 labu darah. Dengan demikian, kebutuhan darah di Kota Sukabumi dalam setiap bulannya, apabila dikalkulasikan rata-rata mencapai 1.600 sampai dengan 1.800 labu darah.

Adapun upaya yang dilakukan dalam memenuhi kebutuhan darah tersebut, PMI Kota Sukabumi sudah mengagendakan kegiatan mobil unit donor darah di gereja, serta di masjid setelah Sholat Tarawih, dan di tempat lainnya seperti di Setukpa Lemdiklat Polri Sukabumi. Diharapkannya, melalui agenda tersebut dapat memenuhi kebutuhan darah di Kota Sukabumi.

Selain itu juga dikatakan, PMI Kota Sukabumi memiliki program pemberian hadiah untuk masyarakat yang datang langsung ke kantor PMI Kota Sukabumi mendonorkan darah. Hadiah tersebut, biasanya dilaksanakan pada 25 Romadhon. Sedangkan maksud dan tujuan dilaksanakannya program tersebut, sebagai salah satu bentuk terima kasih PMI Kota Sukabumi, kepada masyarakat yang secara rutin mendonorkan darahnya ke PMI Kota Sukabumi. Disamping itu, juga sebagai salah satu upaya untuk menarik minat masyarakat supaya rutin mendonorkan darahnya ke PMI Kota Sukabumi.

Saat dikonfirmasi tentang pelaksanaan donor darah di KDDS (Kampung Donor Darah Sukarela), sepeti diungkapkan Wakil Ketua UTD PMI Kota Sukabumi, untuk saat ini belum bisa dilaksanakan kembali, karena baru satu bulan yang lalu sudah melakukan donor darah. Oleh karenanya, upaya untuk memenuhi kebutuhan dan stok darah pada bulan Romadhon, tidak bisa mengandalkan KDDS. Sebab kebutuhan darah dari KDDS, baru bisa dilaksanakan kembali setelah bulan Romadhon dan Idul Fitri Tahun 1440 Hijriyah. Dijelaskannya, apabila stok darah di PMI Kota Sukabumi menurun, masyarakat yang membutuhkan darah harus membawa keluarganya untuk mendonorkan darah, supaya kebutuhan darahnya bisa diatasi dan dipenuhi.

Leave a Reply