PADA SETIAP BULAN ROMADHON VOLUME SAMPAH SENANTIASA MENGALAMI PENINGKATAN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Seperti diungkapkan Kepala DLH (Dinas Lingkungan Hidup) Kota Sukabumi, Drs. Adil Budiman, M.Si., pada setiap Bulan Romadhon, volume sampah di Kota Sukabumi senantiasa mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Adapun yang menjadi salah satu faktor dan penyebab meningkatnya volume sampah di Kota Sukabumi pada setiap Bulan Romadhon ini, karena tingkat konsumtif masyarakat pada setiap Bulan Romadhon senantiasa mengalami peningkatan yang cukup signifikan.

Berkaitan dengan hal tersebut, pihaknya senantiasa berupaya optimal meningkatkan kinerja dan mengerahkan Pasukan Kuning atau Petugas Kebersihan, di 7 wilayah kecamatan se Kota Sukabumi, serta Petugas Mosam (Motor Sampah) di 33 kelurahan se Kota Sukabumi.

Selain itu, pihaknya juga senantiasa berupaya optimal mengurangi volume sampah di Kota Sukabumi, dengan cara memilah sampah organik dan sampah anorganik, dijadikan pupuk kompos dan didaur ulang dijadikan barang-barang yang bernilai ekonomis, seperti tas, dompet, mainan anak dan sebagainya, bekerja sama dengan para pengrajin dan Bank Sampah Sukabumi.

Dijelaskannya, jadwal pengangkutan sampah dari setiap TPS (Tempat Pembuangan Sementara) ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) Cikundul, dalam setiap harinya dibagi 2 waktu, yakni pagi dan sore, serta senantiasa berupaya optimal menangani sampah di setiap TPS dengan sebaik-baiknya.

Disamping itu, pihaknya juga senantiasa menghimbau kepada segenap lapisan masyarkat, agar membuang sampah pada tempatnya, yakni ke TPS terdekat, untuk diangkut oleh Petugas ke TPA Cikundul. Namun sebelum dibuang ke TPS, diharapkan terlebih dahulu dilakukan pemilahan terhadap sampah organik dan sampah anorganik, untuk dijadikan pupuk kompos dan didaur ulang dijadikan barang-barang yang bernilai ekonomis. Sebab upaya dalam menangani masalah sampah ini, bukan merupakan tugas dan tanggungjawab pemerintah saja, akan tetapi tugas dan tanggungjawab semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat.

Leave a Reply