PEMKOT SUKABUMI MEMBERI UANG KADEUDEUH KEPADA PARA PEMENANG MHQ

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Pemkot (Pemerintah Kota) Sukabumi memberi uang kadeudeuh kepada para pemenang MHQ (Musabaqoh Hifdzil Quran) dan kepada para pembinanya. Uang kadeudeuh sebesar Rp. 39 juta tersebut, diserahkan oleh Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H., PLT Sekda (Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah) Kota Sukabumi, Drs. H. Saleh Makbullah, M.Si., Kepala Kantor Kemenag (Kementerian Agama) Kota Sukabumi, Drs. H.A Chalik Mawargi, M.Ag., dan Ketua Umum DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Agung Kota Sukabumi, H. Muhamad Muraz, S.H., M.M., pada kegiatan Tarling (Tarawih Keliling) Putaran Ke 10 Tim Safari Romadhon Kota Sukabumi, sekaligus Memperingati Nuzulul Quran Tahun 1440 Hijriyah, tepatnya tanggal 21 Mei 2019, di Masjid Agung Kota Sukabumi.

Adapun yang bertindak sebagai Penceramah, Ketua Umum MUI (Majelis Ulama Indonesia) Kota Sukabumi, K.H. Fatullah Mansur, Lc., dan Moderator Ketua FPP (Forum Pondok Pesantren) Kota Sukabumi, Ustadz Endang Saepulloh.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Sukabumi, H. Andri S. Hamami, S.H., M.H. mengharapkan, Peringatan Nuzulul Quran harus dijadikan sarana dan wahana untuk terus meningkatkan pemahaman dan pengamalan isi kandungan Al-Quran. Salah satunya toleransi umat beragama. Dijelaskannya, tatanan toleransi di Kota Sukabumi sudah berjalan dengan baik. Sebagai salah satu contohnya pada bulan Romadhon, umat non muslim senantiasa menghormati umat Islam yang tengah berpuasa. Selain itu, juga tatanan keadilan yang ada dalam Al-Quran, dimaknai adil bukan hanya untuk diri sendiri melainkan untuk semua atau orang lain.

Dijelaskan pula, Pemkot Sukabumi sesuai dengan visi dan misinya, berupaya optimal menyebarkan kebaikan, sesuai dengan yang diperintahkan dalam Al-Quran. Hal ini sejalan dengan Tema Peringatan Nuzulul Quran, yakni Dengan Memperingati Nuzulul Quran, Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Isi Kandungan Al-Quran, untuk Terwujudnya Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera.

Sementara Ketua Umum MUI Kota Sukabumi, K.H. Fathullah Mansur, Lc. dalam ceramahnya menjelaskan, ada sejumlah kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam terhadap Al-Quran. Pertama mengimani, kemudian membaca dan mempelajarinya. Selanjutnya kewajiban mengamalkan kandungan Al-Quran dengan sebaik-baiknya, karena merupakan bimbingan Alloh, dan terakhir kewajiban terhadap Al-Quran, yakni setelah diimani, diterima, dibaca, dipelajari dan diamalkan, adalah dibela.

One Response

Leave a Reply