PUSKESOS DAPAT MEMBERIKAN KEMUDAHAN PELAYANAN BAGI MASYARAKAT MISKIN

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Puskesos (Pusat Kesejahteraan Sosial) dapat memberikan kemudahan pelayanan bagi masyarakat miskin dan rentan miskin, khususnya dalam mendapatkan pelayanan perlindungan sosial atau bantuan sosial dan permasalahan PMKS (Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial), seperti Anak Terlantar, ODGJ (Orang Dengan Gangguan Jiwa), Lansia (Lanjut Usia) dan lain-lain.

Untuk itu, Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi mengharapkan, segenap lapisan masyarakat dapat memanfaatkan keberadaan Puskesos di kelurahannya masing-masing. Karena dengan hal tersebut, dapat mewujudkan sinergitas, khususnya dalam mencegah dan mengurangi permasalahan PMKS. Selain itu, bantuan sosial juga bisa tepat sasaran, yakni kepada masyarakat miskin dan rentan miskin. Sebab masyarakat tersebut, menjadi salah satu agenda utama penanganan pemerintah, dalam rangka upaya menanggulangi kemiskinan. Hal tersebut sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2015 tentang RPJMN (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional) Tahun 2015-2019. Dikatakannya, untuk menjalankan agenda tersebut, memerlukan keterlibatan dari berbagai pemangku kepentingan, yang terdiri dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Sektor Swasta dan masyarakat.

Sedangkan dalam penanggulangan kemiskinan, pemerintah telah menyelenggarakan berbagai program, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, melalui perbaikan program perlindungan sosial skala nasional, yang mencakup 40 persen masyarakat berpendapatan terendah. Diantaranya melalui Program Beras Bersubsidi, PKH (Program Keluarga Harapan), PIP (Program Indonesia Pintar) yang disalurkan melalui KIP (Kartu Indonesia Pintar), dan PIS (Program Indonesia Sehat) yang disalurkan melalui KIS (Kartu Indonesia Sehat). Selain itu, juga menyelenggarakan berbagai pogram pemberdayaan masyarakat, serta penyediaan akses terhadap kredit mikro, serta inklusi keuangan telah berpartisipasi aktif dalam melaksanakan program perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

Selanjutnya Wali Kota Sukabumi menjelaskan, berdasarkan hasil kajian, sistem layanan dan rujukan dalam upaya mewujudkan Kota Sukabumi yang Religius, Nyaman dan Sejahtera, salah satu strategi Pemerintah Kota Sukabumi, yakni dengan mengikutsertakan seluruh stake holder, untuk berperan serta secara aktif dalam setiap tahapan pembangunan. Hal ini didasarkan pada pemikiran, bahwa tata kelola pemerintahan pada saat ini, harus ditopang oleh lima pilar yang kokoh dan kredibel, yaitu Akademisi, Bisnis Community, Government dan Media. Maksud dan tujuannya, supaya dapat terbentuk masyarakat yang berakhlakul karimah, sehat, cerdas, kreatif dan berbudaya, serta memiliki kesetiakawanan sosial.

Leave a Reply