PGRI TELAH MELALUI PERJALANAN PANJANG TEPATNYA SEJAK TAHUN 1912

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

PGRI (Persatuan Guru Repbulik Indonesia) telah melalui perjalanan panjang, tepatnya sejak tahun 1912, dengan dibentuknya Persatuan Guru Hindia Belanda. Dibentuknya organisasi ini, karena semua Guru Indonesia protes dan memiliki semangat untuk bersatu, sekaligus untuk menghancurkan penjajah. Selanjutnya organisasi PGRI ini dikukuhkan pada tanggal 25 Nopember 1945, tepat 100 hari pasca Kemerdekaan RI.

Dalam pengukuhan tersebut terdapat tiga deklarasi prioritas utama, yakni PGRI harus mempertahankan kemerdekaan RI, PGRI harus menjadi garda terdepan dalam meningkatkan kualitas pendidkan berbasis kerakyatan, dan PGRI harus menjadi sebuah organisasi besar. Oleh karenanya tidak bisa dipungkiri, sejak didirikan dan dideklarasikan tiga prioritas utama tersebut, PGRI harus memiliki jiwa petarung, serta Pemerintah Daerah sangat membutuhkan dukungan dari keluarga besar PGRI.

Selain itu, juga tidak bisa dipungkiri, bahwa Presiden, Gubernur, Bupati dan Wali Kota, dalam visi dan misinya selalu menyebutkan, bahwa pendidikan sebagai bagian yang tidak bisa dipisahkan dari indikator keberhasilan. Sebab apabila pendidikan dan daya beli masyarakat naik, menjadi indikator keberhasilan pemimpin. Dikatakannya, selama delapan bulan memimpin Kota Sukabumi bersama Wakil Wali Kota Sukabumi, senantiasa memperhatikan pendidikan dan daya beli masyarakat. Apalagi Kota Sukabumi sangat terkenal sebagai Kota Pendidikan.

Demikian disampaikan Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, saat memberi sambutan pada acara halal bi halal, yang dilaksanakan oleh PGRI, tepatnya tanggal 1 Juli 2019, di Kampus STIE PGRI Sukabumi, yang mengangkat tema, Dengan Halal Bi Halal Kita Wujudkan PGRI Kota Sukabumi yang solid, berkah dan berprestasi.

Pada bagian lain sambutannya, Wali Kota Sukabumi mengharapkan, PGRI Kota Sukabumi agar senantiasa mendukung dan berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Sukabumi serta instansi dan lembaga terkait lainnya, khususnya dalam membangun, memajukan dan meningkatkan dunia pendidikan. Diharapkan pula, melalui halal bi halal ini, dapat menyatukan langkah dan hubungan emosional serta komitmen bersama dalam membangun, memajukan dan meningkatkan dunia pendidikan. Karena tugas dan tanggungjawab untuk mewujudkan hal tersebut, merupakan tugas dan tanggungjawab semua pihak, yakni pemerintah, swasta dan masyarakat. Maksud dan tujuannya, untuk mencetak dan membangun generasi yang unggul.

Leave a Reply