DEKLARASI KUJANG DAY DI PONDOK PESANTREN DZIKIR ALFATH KOTA SUKABUMI

Reporter/Redaktur/Editor : ENDANG SUMARDI

Wali Kota Sukabumi, H. Achmad Fahmi, menghadiri deklarasi Kujang Day, di Pondok Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi, baru-baru ini. Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Sukabumi memberikan dukungan terhadap upaya peningkatan dan pelestarian budaya Sunda, salah satunya Pencak Silat. Dikatakannya, Kujang Day ini merupakan pergelaran Pencak Silat, yang dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT (Hari Ulang Tahun) Ke 73 Bhayangkara Tahun  2019.

Hadir pada kegiatan tersebut, Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Susatyo Purnomo Condro, S.H., S.I.K., M.Si., Pimpinan Pondok Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi, Dr. K.H. Muhammad Fajar Laksana, S.E., CQM., M.M., para pendekar silat dari FPTSI (Federasi Pencak Silat Tradisi Internasional), dan para tamu undangan lainnya.

Dikatakan pula, Kujang merupakan salah satu senjata ciri khas di wilayah Jawa Barat atau di Tanah Pasundan. Dalam sejarahnya, senjata Kujang ini mulai ada di Jawa Barat sekitar abad ke 8. Pada waktu itu, senjata Kujang ini memiliki beberapa fungsi. Diantaranya sebagai pusaka, sebagai alat perang, sebagai alat untuk upacara dan bertani.

Di samping itu, dalam perkembangan sejarahnya, senjata Kujang ini menjadi simbol semangat perjuangan yang tidak mengenal lelah. Semangat masyarakat Sunda atau semangat Kujang ini, tidak membolehkan ada masyarakat Jawa Barat yang mudah menyerah dan mudah tertinggal oleh perkembangan zaman.

Untuk itu, Wali Kota Sukabumi mengharapkan kepada seluruh masyarakat Jawa Barat khususnya orang Sunda harus memimpin bukan mengekor, sesuai dengan fungsi dan simbol senjata Kujang. Diharapkan pula, acara Kujang Day ini bisa menjadi kegiatan nasional, dengan berbagai dukungan dari semua pihak. Hal ini sebagai salah satu upaya untuk melestarikan seni budaya Sunda dari perkembangan zaman.

Selain itu, Wali Kota Sukabumi atas nama Kepala Daerah dan Pemerintah Kota Sukabumi, mengucapkan terima kasih kepada Pondok Pesantren Dzikir Alfath Kota Sukabumi, yang telah menyelenggarakan deklarasi Kujang Day seraya mengharapkan, agar ke depannya tidak hanya dilaksanakan di lingkungan Pondok Pesantren Alfath saja, tapi bisa dilaksanakan lebih besar dan menjadi ajang budaya lebih besar, serta menjadi sejarah di Kota Sukabumi.

Leave a Reply