Tingkatkan Kualitas Demokrasi, Bawaslu Menggelar Pendidikan Pengawas Partisipattif

Reporter : Hendriansyah

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Sukabumi menggelar Pendidikan Pengawas Partisipatif (P2P) sebagai upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mengawasi setiap tahapan penyelenggaraan Pemilihan Umum (Pemilu).  Kegiatan yang berlangsung di Akuvilla Cantik pada 9 Juni 2026, dihadiri pula oleh berbagai unsur.

Ketua Bawaslu Kota Sukabumi Yasti Yustia Asih, menyampaikan bahwa P2P menjadi bagian penting untuk membangun sistem pengawasan yang transparan, dan akuntabel. Para pengawas harus dipersiapkan agar memahami prosedur pengawasan Pemilu dan mampu melakukan pencegahan pelanggaran dan sengketa Pemilu.

“Kalau seluruh masyarakat, OKP, dan teman – teman semua berdaya mengawasi, insyaallah pada tahun 2029 baik Pemilu maupun pemilihan di Kota Sukabumi, akan berdampak luar biasa bagi proses Demokrasi di Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan P2P yang diikuti oleh 40 orang calon pengawas Pemilu. Menurutnya pengawasan partisipatif, akan membantu menciptakan iklim Pemilu yang jujur, adil, dan bebas dari berbagai bentuk kecurangan.

“Pemerintah Kota Sukabumi akan terus mendukung setiap upaya yang bertujuan menjaga kualitas demokrasi, termasuk terselenggaranya kegiatan ini. Mari kita bangun kepercayaan publik terhadap proses demokrasi bersama – sama,” tuturnya.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan akan terbentuk jaringan pengawasan yang luas dan kuat, sehingga setiap tahapan penyelenggaraan Pemilu di Kota Sukabumi dapat berjalan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.  

Leave a Reply