Reporter : Hendriansyah
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi hingga saat ini belum menemukan kasus influenza tipe A varian H3N2 atau yang dikenal dengan istilah super flu. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Kota Sukabumi Denna Yuliavina ketika di temui di kantornya pada 8 Januari 2026, mengatakan kendati pihaknya belum melakukan pemeriksaan spesimen influenza, tetapi data kasus ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut) yang dimiliki Dinkes, tidak menunjukkan adanya peningkatan kasus influenza.
Ia melanjutkan hingga pekan ke – 51 tahun 2025 terjadi sebanyak 598 kasus ISPA di Kota Sukabumi. Namun pekan selanjutnya jumlah ini mengalami penurunan hingga 580 kasus.
“Begitu pun dengan kasus ILI (Influenza Like Illness). Pada minggu ke-51 tercatat 24 kasus namun di minggu ke-52 mengalami penurunan di 15 kasus,” tambahnya.
Menurutnya super flu menyebar sebagaimana flu biasanya seperti melalui droplet atau partikel cairan yang terpercik ketika seseorang yang tengah mengidap flu batuk ataupun bersin.
“Gejalanya hampir sama dengan flu biasanya, ada demam, kemudian sakit kepala, sakit menelan atau sakit tenggorokan,” lanjutnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk selalu menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar terhindar dari penyakit ini. Masyarakat pun diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat seandainya terserang penyakit flu.
“Influenza itu lebih banyak menular di usia anak – anak, lansia, ibu hamil, dan kelompok orang dengan penyakit penyerta. Secara umum imbauannya adalah terapkan PHBS, gunakan masker apabila sedang flu dan batuk, cuci tangan secara rutin, istirahat cukup, dan jaga daya tahan tubuh,” tandasnya.
Dinkes Kota Sukabumi Perkuat Promosi PHBS Untuk Mencegah Penyebaran Super Flu
Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat agar tidak panik, karena seperti dijelaskan oleh Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin dalam konferensi pers di Graha BNPB pada 7 Januari lalu, super flu tidak seperti covid – 19, dan penyebarannya pun biasa terjadi terutama saat musim dingin.
Walaupun demikian, Kementerian Kesehatan tetap meminta masyarakat untuk menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) agar tidak terjangkit super flu. Menindaklanjuti hal ini, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Sukabumi melalui Bidang P2P telah menggelar pertemuan dengan Puskesmas, rumah sakit, laboratorium kesehatan daerah, serta UPTD Pelayanan Kesehatan Dinkes.
Kepala Bidang P2P Dinkes Kota Sukabumi Denna Yuliavina, ketika diwawancara menerangkan bahwa dalam pertemuan tersebut dibahas sejumlah hal di antaranya penguatan promosi PHBS kepada masyarakat.