Reporter : Hendriansyah
Badan Gizi Nasional melalui Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi Bogor yang menaungi Kota Sukabumi dan enam daerah lainnya, pada 27 Januari 2026 menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sosialisasi Penggunaan Rapid Test Food Security Kit, bertempat di Kantor Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Sukabumi.
Rakor yang diikuti oleh 100 orang peserta yang berasal dari berbagai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Sukabumi, diisi dengan sosialisasi prosedur teknis dan akurasi parameter serta praktik simulasi pengujian mandiri menggunakan alat rapid test food security.
Kepala Bidang Ketahanan Pangan DKP3 Yani Fitriyani, ketika membuka jalannya Rakor menyebutkan salah satu tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan koordinasi berbagai pihak dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sedangkan Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Keuangan Andri Setiawan selaku Ketua Satgas MBG Kota Sukabumi, mengatakan bahwa rakor dan sosialisasi bertujuan untuk meminimalisir berbagai risiko dalam pelaksanaan program MBG.
Ia menjelaskan bahwa sosialisasi rapid test food security kit yang diikuti oleh kepala dapur dan ahli gizi, merupakan yang pertama di Indonesia, dan berawal dari inisiasi DKP3 Kota Sukabumi.
“Untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan dilakukan sosialisasi rapid test kit. Alhamdulillah ada 46 SPPG di Kota Sukabumi, dan (MBG) sejauh ini aman terkendali. Oleh sebab itu adanya alat rapid test yang diberikan oleh BGN, kita lakukan pelatihan, semoga semua peserta bisa memahami dan menggunakan alat ini,” tandasnya.