Pemkot Sukabumi Merencanakan Untuk Memperbaiki 10 Ruas Jalan

Reporter : Arif Hidayat

Pemerintah Kota Sukabumi tahun ini telah merencanakan untuk melakukan pemeliharaan pada 10 ruas jalan. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi Sony Hermanto, ketika diwawancara pada saat peresmian Gedung Dekranasda pada 10 Februari lalu, mengatakan ruas jalan yang menjadi prioritas pemeliharaan di antaranya adalah Jalan Ciaul Pasir, Merbabu, Cicadas, dan Subang Jaya.

Ia menerangkan bahwa pemeliharaan seluruh jalan tersebut, ditargetkan bisa dilaksanakan setelah adanya perubahan anggaran parsial. Saat ini DPUTR tengah menunggu input anggaran tambahan.

“Kemudian untuk Kota Sukabumi, saya kira sama dengan daerah lain, kita sedang menunggu juga terkait anggaran karena dampak dari menurunnya Transfer Keuangan Pusat ke Daerah (TKD). Kita sedang menunggu input anggaran tambahan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa DPUTR akan melakukan penanganan sementara di ruas Jalan Merbabu, sembari menunggu pemeliharaan yang akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Jalan Merbabu ini tadinya direncanakan tahun kemarin akan diintervensi oleh pihak Pemerintah Provinsi Jawa Barat, namun belum ada kejelasan sampai hari ini, jadi kami ada penanganan sementara untuk Jalan Merbabu,” tambahnya.

Penurunan transfer keuangan dari pemerintah pusat ke daerah, membuat Pemerintah Kota Sukabumi melakukan sejumlah langkah agar Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat signifikan, sehingga ketergantungan terhadap TKD bisa berkurang dan program pembangunan infrastruktur bisa dijalankan sesuai rencana.

“Wali kota sedang gencar – gencarnya untuk memaksimalkan PAD. Tahun kemarin juga ada peningkatan PAD, dan tahun ini kita harapkan ada lonjakan peningkatan PAD, sehingga bisa menyelesaikan (masalah) ketergantungan terhadap transfer pusat ke daerah,” lanjutnya.

Dijelaskannya bahwa berdasarkan pengukuran terakhir,   tingkat kemantapan berbagai jalan di Kota Sukabumi berada pada kisaran 86,67 persen. Menurunnya tingkat kemantapan jalan, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti kondisi cuaca ekstrem.

“Tingkat kemantapan ini dinamis, karena cuaca ekstrem kemudian hujan intensitas tinggi, itu akan mempengaruhi kualitas jalan. Cuma ini kan tidak hanya di Kota Sukabumi, tapi juga di daerah lain,” tandasnya.

Leave a Reply