Puskesmas Cikundul & Lembursitu Bersama Stakeholders Mengintensifkan Pendeteksian Kasus Stunting

Reporter : Hendriansyah

Puskesmas Lembursitu, Cikundul, beserta pemangku kepentingan lintas sektor terus  melakukan upaya intensif untuk menurunkan angka prevalensi stunting. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mempererat kolaborasi dan koordinasi melalui kegiatan mini lokakarya lintas sektor yang diadakan di Kantor Kecamatan Lembursitu pada 9 April 2026.

Kepala Puskesmas Cikundul drg. Siska Permatasari ketika diwawancara menerangkan bahwa tahun ini pihaknya gencar melakukan pendeteksian dan penjaringan kasus stunting, sehingga jika dibandingkan antara data Bulan Agustus 2025 dengan Februari 2026 terjadi kenaikan angka stunting.

“Sepertinya karena lebih banyak yang terjaring pada tahun ini. Jadi tahun lalu memang lebih sedikit yang ditimbang, sedangkan tahun ini lebih banyak jadi terdeteksi lebih awal,” jelasnya.

Sedangkan Kepala Puskesmas Lembursitu Eri Kurniawati, menjelaskan bahwa data pada Bulan Februari lalu menunjukkan adanya penurunan kasus stunting. Kendati demikian, pihaknya akan melakukan pendeteksian lebih intensif agar didapatkan data yang akurat mengenai angka stunting di wilayah kerja Puskesmas Lembursitu.

“Di sisi lain, bisa jadi penurunan ini (disebabkan) penurunan kunjungan ke Posyandu. Jadi walaupun jumlah balita stunting menurun, tetap kita harus waspada, dan lebih meningkatkan pemeriksaan, penimbangan balita,” ucapnya.

Ia pun mengharapkan peran aktif dari seluruh instansi lintas sektor termasuk orang tua yang memiliki balita dalam pencegahan stunting, sehingga angka prevalensi stunting di Kecamatan Lembursitu bisa menurun signifikan.

Leave a Reply