Budi Daya Maggot di RW 1 Kelurahan Warudoyong, Dikembangkan Menjadi Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

Reporter : Arif Hidayat

Budi daya maggot dalam pengelolaan sampah di RW 1 Kelurahan Warudoyong, memberikan dampak positif bagi warga setempat. Hal ini disampaikan oleh Lurah Warudoyong Nuke Nurul Aini, ketika meninjau lokasi budi daya maggot pada 6 Mei 2026.

Ia menjelaskan pengelolaan sampah yang menjadi juara pertama dalam sayembara pengelolaan sampah tingkat Kota Sukabumi, diawali dengan pengumpulan sampah dari rumah warga yang dilanjutkan dengan proses pemilahan untuk memisahkan sampah anorganik dan organik.

“Sampah organik kita jadikan pakan maggot. Maggot ini bisa dipanen sekitar 18 – 20 hari, hingga menjadi maggot dewasa,” jelasnya.

Ia menambahkan budi daya maggot ini memiliki nilai ekonomis bagi warga, sehingga saat ini hasil pengelolaan sampah tersebut dimanfaatkan pula untuk beternak ayam dan bebek.

“Maggot dewasa bisa dijadikan pakan ternak atau umpan untuk memancing. Dari perkembangan maggot itu, kami memiliki ayam dan bebek. Alhamdulillah saat ini dari hasil ternak, kita punya 20 ekor anak ayam bebek. Semoga ke depannya semakin berkembang, dan menjadi ketahanan pangan RW 1,” ujarnya.   

Manfaat lainnya adalah pengelolaan sampah di RW 1 menjadi semakin tertib, sehingga lingkungan sekitar pun menjadi lebih bersih dan nyaman.

Leave a Reply