Diskominfo Inisiasi Pembentukan TTIS Perangkat Daerah

Reporter : Riksan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi menggelar rapat Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kapasitas penanganan insiden siber di lingkup Pemerintah Kota Sukabumi. Rapat yang diadakan di Balai Kota Sukabumi pada 20 Oktober 2026, menghadirkan Dr. Dede, S.Kom, M.Kom, seorang akademisi dan praktisi bidang IT sebagai narasumber.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi, Endah Aruni, ketika membuka jalannya rapat menerangkan bahwa kegiatan ini bertujuan di antaranya untuk meningkatkan kapasitas anggota TTIS, serta memperkuat alur koordinasi dan standar operasional prosedur upaya pencegahan dan penanganan insiden siber, terutama karena saat ini terdapat 225 sistem elektronik yang dikelola oleh berbagai perangkat daerah.

Rapat ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengelola sistem elektronik, mengenai perlindungan data pribadi pada setiap sistem elektronik yang dikelola perangkat daerah dan badan usaha milik daerah.

Sedangkan Kepala Bidang Statististik, Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kota Sukabumi, Fery Munggaran, mengatakan pihaknya akan meningkatkan upaya pencegahan dan penanggulangan insiden siber dengan membentuk TTIS di setiap perangkat daerah.

“Supaya kita bisa membentuk TTIS di perangkat daerah. Dengan (adanya) TTIS, kita akan mencoba menginventarisasi sistem elektronik perangkat daerah dan mem-back up-nya,” jelasnya.

Ia menambahkan kendati sejumlah percobaan peretasan terhadap sistem elektronik pada Pemerintah Kota Sukabumi, hingga saat ini masih dapat ditangkal, tetapi pembentukan TTIS di setiap perangkat daerah harus dilakukan, untuk semakin memperkokoh perlindungan terhadap sistem elektronik yang digunakan di lingkup Pemerintah Kota Sukabumi.

“Selama ini ketika ada perentasan atau percobaan peretasan selalu bertumpu pada Diskominfo. Nah saat ini kita bersama-sama membuat agen siber di perangkat daerah, sehingga mereka pun bisa melakukan tindakan preventif ketika ada serangan siber,” tambahnya.

Leave a Reply