Reporter : Hendriansyah
Yayasan Plan International Indonesia bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Sukabumi, menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Suara Anak Tanpa Perantara”. Kegiatan yang diadakan pada 3 November 2026 di Hotel Laska, dihadiri di antaranya oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Sukabumi, Endah Aruni, serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, KB, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Sukabumi, Yadi Mulyadi.
FGD bertujuan untuk menyampaikan hasil riset Child Lens yang dilakukan oleh Plan International Indonesia bersama ICT Watch Indonesia. Riset menghasilkan sejumlah rekomendasi bagi para pemangku kepentingan, salah satunya terkait perlindungan anak di ruang digital.
Pada kesempatan tersebut, peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional, Nirma Yossa, menyampaikan pentingnya pelibatan partisipasi anak dalam berbagai aspek kehidupan. Oleh karena itu, upaya peningkatan perlindungan dan pemenuhan hak anak harus terus dilakukan, termasuk upaya menjamin perlindungan anak indonesia dari dampak buruk perkembangan Artificial Intelligence.
FGD yang menghadirkan narasumber dari Plan Indonesia, Risnawati Valentina, Fauzan Maulan, Bayu Aji, dan Asisten Teknik Riset, Resi Ajhari, diharapkan menghasilkan masukan berharga bagi penyusunan kebijakan yang lebih responsif terhadap perlindungan anak.