Reporter : Hendriansyah
Polres Kota Sukabumi menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Kegiatan ini merupakan upaya untuk memperkuat sinergi antarinstansi terkait, dalam menjamin keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus mudik dan balik Idul Fitri 1447 Hijriah.
Rakor yang dilaksanakan pada 9 Maret 2026 di Aula Rekonfu Polres Sukabumi Kota, dihadiri di antaranya oleh Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki, Wakil Bupati Sukabumi Andreas, dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Sukabumi Wawan Juanda.
Pada kesempatan ini, seluruh pemangku kepentingan bersepakat untuk berkolaborasi guna mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, yang dapat muncul seiring meningkatnya aktivitas masyarakat menjelang dan selama lebaran. Kegiatan Operasi Ketupat Lodaya akan berlangsung selama 13 hari, mulai dari 13 hingga 25 Maret 2026.
Dalam rakor ini dibahas pula berbagai langkah teknis seperti penempatan personil di titik – titik rawan kemacetan, pengaturan serta rekayasa lalu lintas termasuk penerapan sistem one way. Selain itu, dalam Operasi Ketupat Lodaya akan diterjunkan sekitar 1.010 personil gabungan, yang akan ditempatkan di berbagai lokasi strategis di wilayah Kota dan Kabupaten Sukabumi.
Pemerintah Kota Sukabumi menyatakan salah satu bentuk dukungan terhadap kelancaran Operasi Ketupat Lodaya, adalah dengan mengoptimalkan penggunaan CCTV di beberapa ruas jalan yang dikelola Dinas Perhubungan, untuk memonitor kondisi lalu lintas dan pengguna jalan.