Optimalisasi PAD dan Transformasi Digital Menjadi Target Dalam Rencana Kerja Diskominfo

Reporter : Riksan

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi menyerap masukan dan aspirasi dari berbagai pemangku kepentingan, untuk menyempurnakan rencana kerja tahun 2027, melalui kegiatan Forum Perangkat Daerah (FPD). Kegiatan yang diadakan pada 4 Februari 2026 bertempat di Ruangan Pertemuan Kantor Diskominfo, dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bobby Maulana.

Kepala Diskominfo Kota Sukabumi Endah Aruni memaparkan bahwa tahun ini maupun pada tahun 2027, pihaknya akan menggulirkan program untuk mendukung optimalisasi pendapatan asli daerah, serta menguatkan penerapan transformasi digital di antaranya melalui pengintegrasian aplikasi serta data dari berbagai perangkat daerah.

“Penguatan integrasi, kami tidak ingin ada lagi aplikasi – aplikasi berjalan sendiri. Semangat kami adalah kolaborasi. Data dari kelurahan, kecamatan, dan dinas harus terhubung dalam satu ekosistem satu data, sehingga kebijakan pimpinan bisa diputuskan berdasarkan data yang update,” ujarnya.

Adapun pada tahun 2026, Diskominfo telah merumuskan rencana aksi dalam tujuh pilar utama Key Performance Indicator (KPI) dengan beberapa target seperti peningkatan indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, indeks keterbukaan informasi publik, penambahan jumlah pengguna Simponi Parasut, serta peningkatan indeks pembangunan statistik. Selain itu beberapa prestasi tahun sebelumnya seperti mempertahankan predikat Pemerintah Kota Sukabumi badan publik informatif, dan meningkatnya Indeks Satu Data Indonesia, tetap menjadi sasaran Diskominfo.

Sedangkan Wakil Wali Kota mengharapkan Diskominfo bisa meningkatkan peran serta kreativitas dalam penyajian informasi kepada masyarakat, dan menjadi validator informasi yang bersumber dari pemerintah. Ia juga mengharapkan LPPL Radio Swara Perintis yang berada di bawah naungan Diskominfo, bisa meningkatkan kinerja dan meraih prestasi.

“Saya ingin Diskominfo yang berhubungan dengan komunikasi pemerintahan atau hal – hal apa saja yang ada di Kota Sukabumi, Diskominfo bisa ada disitu untuk memvalidasi. Harus ditingkatkan lagi kreativitas dan literasinya,” ucapnya.

Leave a Reply