Reporter : Arif Hidayat
Cuaca ekstrem berupa hujan deras serta angin kencang yang melanda Kota Sukabumi pekan lalu, memicu beberapa kejadian bencana seperti rusaknya sejumlah bangunan di beberapa wilayah.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Yosep Sabaruddin, dalam keterangannya menyebutkan bahwa pada 24 Januari lalu, dilakukan penanganan terhadap 12 kejadian pohon tumbang akibat angin kencang. Ia merinci kasus pohon tumbang terjadi di wilayah Kecamatan Lembursitu di tiga lokasi, kemudian Kecamatan Baros dua lokasi, Kecamatan Warudoyong empat lokasi, Kecamatan Citamiang satu lokasi, dan Kecamatan Gunung Puyuh dua lokasi.
Angin kencang juga memicu ambruknya dua unit bangunan milik warga Kecamatan Cibeureum, dua unit bangunan milik warga Kecamatan Cikole, dan satu unit bangunan milik warga Kecamatan Baros. Ia melanjutkan rentetan kejadian bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, dan pihaknya telah melakukan pemeriksaan ke lokasi bencana serta berkoordinasi dengan aparat setempat dalam penanganannya. Bencana ini berdampak pada 4 Kepala Keluarga dan 21 jiwa.
Sehari kemudian atau pada 25 Januari 2026, BPBD bersama pihak berwenang dan masyarakat juga menangani sembilan kejadian bangunan ambruk seperti di Kecamatan Cibeureum, dan Warudoyong.
Pada hari yang sama, BPBD mencatat pula terjadinya kebakaran akibat korsleting listrik, yang melanda satu unit rumah warga di Jalan KH. Ahmad Sanusi Kecamatan Warudoyong.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kewaspadaan di tengah kondisi cuaca ekstrem yang kerap terjadi.