
Reporter : Arif Hidayat
Pengerjaan tugu batas kota yang berlokasi di Jalan Letkol Eddie Soekardi telah mencapai 15,19 % dari target sejak dimulai pada 21 Juli lalu. Kepala Bidang Tata Bangunan, Jasa Konstruksi dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi Muhammad Sahid, yang diwawancarai di kantornya pada 28 Agustus 2025, menyebutkan bahwa pembangunan tugu ini ditargetkan rampung pada 17 November mendatang.
Ia menjelaskan saat ini tengah dilakukan pembangunan pondasi yang mencakup pengerjaan bore pile dan sloof pondasi. Pada saat bersamaan tengah dilakukan pula pembuatan tugu yang desainnya terinspirasi dari pohon Pakujajar.
“Fabrikasi Tugu Pakujajar dikerjakan di workshop, jadi paralel antara pengerjaan di lapangan dan workshop. Kalau pondasinya selesai, Tugu Pakujajar akan dibawa dan dipasang,” ucapnya.

Pengerjaan tugu batas kota yang digadang – gadang menjadi ikon baru Kota Sukabumi, dilakukan oleh CV Wikan dengan nilai anggaran mencapai sekitar Rp. 1,9 miliar. Adapun untuk konsultan pengawas proyek ini diserahkan kepada CV Harmoni Karya.
“DPUTR hanya monitoring saja karena sudah ada kontraktor untuk pengerjaannya dan sudah ada konsultan pengawas,” tambahnya.
Berdasarkan arahan Wali Kota Sukabumi, rencananya akan dibangun tujuh tugu batas kota yang tersebar di berbagai kecamatan seperti di Jalan R.A.Kosasih dan Baros. Namun seperti dijelaskannya untuk tahun ini hanya dibangun satu tugu batas kota.
“Sesuai dengan program Wali Kota rencananya ada tujuh titik tugu batas kota. Tapi untuk saat ini sesuai dengan DPA kita, baru yang di Jalan Letkol Eddie Soekardi di sisi barat. Mungkin tahun depan di sisi timur yang Jalan Ciandam. Titik lain ada di Jalan Selabintana, R.A. Kosasih, Ahmad Sanusi, Pelabuan II dan Baros,” pungkasnya.