Reporter : Arif Hidayat
Kelurahan Sudajaya Hilir Kecamatan Baros mengandalkan dua inovasi yang dinamakan “Pabila Mesra” dan ”Mbak Ayu”, untuk mengejar target pendapatan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2).
Lurah Sudajaya Hilir Dendi Firmansyah, ketika diwawancara di kantornya pada 25 Mei 2026, menjelaskan bahwa Pabila Mesra merupakan singkatan dari Pajak Bumi dan Bangunan Lancar Menuju Sudajaya Hilir Sejahtera. Sedangkan Mbak Ayu adalah Membayar Pajak di Posyandu. Dua inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat membayar PBB – P2.
“Realisasi dari Bulan Januari hingga Mei baru Rp45.838.500. Targetnya adalah Rp518.659.273,” jelasnya.
Ia juga merasa optimis bahwa target PBB – P2 bisa direalisasikan secara optimal sebelum jatuh tempo, terlebih sejumlah perusahaan yang berdomisili di Kelurahan Sudajaya Hilir akan membayar pajak mereka pada Bulan Agustus mendatang.
“Disini kan banyak perusahaan, dan perusahaan itu sudah menentukan waktunya karena sudah diinstruksikan oleh kantor pusatnya,” tambahnya.

Sementara di Kelurahan Baros, realisasi pendapatan PBB – P2 hingga Bulan Mei telah mencapai sekitar Rp130 juta. Lurah Baros Neneng Yuliani ketika diwawancara pada hari yang sama, menyebutkan bahwa tahun ini target PBB – P2 diwilayahnya adalah sekitar Rp459 juta dengan 2.004 wajib pajak.
Seperti di Kelurahan Sudajaya Hilir, pihaknya pun melakukan upaya intensif untuk memastikan target PBB – P2 bisa tercapai, salah satunya dengan terjun ke masyarakat untuk mengedukasi dan membuka pelayanan pembayaran PBB – P2 dilingkungan masyarakat.
“Kami terjunkan staf setiap hari kecuali yang bagian pelayanan, setiap hari kami keluar. Selain itu kami melakukan penelusuran bahkan updating data jika ada perubahan. Kami door to door, jemput bola, dan alhamdulillah ada peningkatan pendapatan PBB – P2,” jelasnya.
Ia pun mengimbau masyarakat untuk membayar PBB – P2 tepat waktu, sebab pendapatan dari pajak akan digunakan untuk membiayai berbagai program pembangunan.