Reporter : Riksan
Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang berada di Kota Sukabumi, memiliki peran penting dalam upaya penurunan angka pengangguran. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, ketika diwawancara pada 16 September 2026 di Balai Latihan Kerja Disnaker, menyebutkan bahwa berdasarkan data yang dimilikinya, saat ini jumlah siswa yang tengah belajar di berbagai LPK di Kota Sukabumi mencapai sekitar 2.200 orang.
Ia menjelaskan bahwa siswa LPK tersebut bukan hanya berasal dari Kota Sukabumi, tetapi juga datang dari daerah lainnya. Hal ini menurutnya merupakan sebuah bukti bahwa LPK di Kota Sukabumi merupakan LPK yang berkualitas.
“Berdasarkan data dari pencari kerja sekitar 5.000 orang, ada sekitar 2.200 orang yang sedang menjalani pelatihan. Nah ini menunjukkan LPK di Kota Sukabumi itu berkualitas dan terpercaya, ada siswanya dari Lombok, Bali, Lampung, dan Padang,” jelasnya.
Keberadaan LPK sangat membantu terhadap pelaksanaan program pemerintah daerah untuk menurunkan angka pengangguran melalui pengiriman pekerja migran ke luar negeri. Hingga Bulan Agustus lalu, sebanyak 539 orang siswa dari berbagai LPK telah diberangkatkan untuk bekerja ke berbagai negara.
Ia menambahkan bahwa dalam upaya mencetak calon pekerja yang memiliki kompetensi, Disnaker Kota Sukabumi tahun ini telah menganggarkan pula empat kali pelatihan bagi para pencari kerja. Selain itu Disnaker pun terus memperkuat koordinasi dengan LPK dalam upaya menurunkan angka pengangguran.
“Kita memiliki peran untuk memfasilitasi, mengkoordinasikan, dan mengkolaborasikan berbagai kegiatan pelatihan yang ada di setiap LPK,” tandasnya.