Reporter : Riksan
Pemerintah Kota Sukabumi akan mulai menutup Tempat Pembuangan Sampah Sementara (TPSS) di berbagai lokasi. Hal ini merupakan salah satu solusi untuk mengatasi masalah Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Cikundul yang sudah mulai overload, sebab volume sampah di Kota Sukabumi per harinya bisa mencapai sekitar 180 ton.
Wakil Wali Kota Sukabumi Bobby Maulana melalui konten media sosial pada 12 Mei lalu, mengungkapkan bahwa sebelum dilakukan penutupan TPSS, pemerintah akan memasifkan terlebih dahulu sosialisasi mengenai pemilahan sampah sejak dari rumah kepada seluruh masyarakat.
“Pemilahan sampah dari rumah diharapkan bisa menurunkan volume sampah secara signifikan. Sebelum penutupan TPSS, kita sosialisasikan dulu cara pemilahan, kemudian hasil pemilahan yang anorganik bisa dijual ke bank sampah, sedangkan sampah organik bisa dijadikan pupuk, eco enzyme dan lainnya,” jelasnya.
Ia menambahkan salah satu langkah yang telah diambil untuk menurunkan volume sampah adalah melalui penataan Lapangan Merdeka, sebab volume sampah di Lapangan Merdeka per bulannya bisa mencapai 108 ton. Ia pun mengharapkan masyarakat bisa mendukung langkah Pemerintah Kota Sukabumi untuk menuntaskan permasalahan sampah
“Kepada seluruh masyarakat di mana pun, ketika sudah ada tulisan TPS ditutup, jangan sampai ada yang membuang sampah disitu. Mohon kerja samanya, semoga Kota Sukabumi bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan sampah,” tandasnya.