Reporter : Riksan
Pelatihan optimalisasi penggunaan Artificial Intelligence (AI) yang diadakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Sukabumi, serta Program Studi Teknik Informatika Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI) telah memasuki hari ketiga pelaksanaan. Pelatihan yang diadakan sejak pekan lalu di Kantor Diskominfo, diikuti oleh para pengelola media sosial dari berbagai perangkat daerah pada Pemerintah Kota Sukabumi, termasuk perusahaan umum daerah.
Dosen Teknik Informatika UMMI, Sigit Senjaya, yang diwawancara di sela – sela pelatihan pada 29 Juni 2026, menyampaikan bahwa materi yang disampaikan pada pelatihan ini adalah penggunaan AI untuk membuat desain grafis. Para peserta pun diberikan pemahaman bahwa AI hanyalah alat bantu, yang berfungsi untuk mempermudah pembuatan desain grafis.
“Ai ini hanya membantu tidak mengganti desainer grafis itu sendiri, bagaimana untuk mempermudah pembuatan desain grafis,” ucapnya
Ia menjelaskan bahwa pelatihan dengan total 84 orang peserta ini, diikuti dengan antusias oleh para peserta. Pelatihan menggunakan metode pemberian teori dan praktik, dengan setiap sesi pelatihan maksimal diikuti oleh 15 orang pengelola media sosial. Seperti ditambahkannya, optimalisasi AI harus didukung dengan anggaran memadai, agar penggunaannya semakin maksimal.
“Para peserta terlihat antusias mengikuti pelatihan ini. Bagi ke depannya tidak akan terlepas dari (penggunaan) Artificial Intelligence. AI ini banyak macamnya ada Claude, Chatgpt, dan Gemini. Tapi memang ketika kita menggunakannya ada tingkatannya, ada yang berbayar dan gratis. Berbayar itu kualitasnya semakin baik. Jadi tantangannya adalah bagaimana kita bisa menyediakan AI yang berbayar,” jelasnya.
Diharapkannya para peserta bisa mengaplikasikan hasil pelatihan ini di lingkungan kerjanya masing – masing.
“Mudah – mudahan selesai pelatihan ini, para PIC dari perangkat daerah bisa mengaplikasikannya agar mempermudah dan mempercepat pekerjaan,” tandasnya.