Reporter : Arif Hidayat
Pondok Pesantren (Ponpes) Dzikir Al – Fath Kota Sukabumi memberangkatkan empat orang ustad ke Pulau Buru Maluku, melalui program Ustad Garis Depan. Para ustad tersebut dilepas secara resmi dalam acara yang diadakan pada 17 Juni 2026 di aula pertemuan Syech Quro Ponpes Dzikir Al – Fath.
Pimpinan Ponpes Dzikir Al – Fath, KH. Fajar Laksana, mengatakanprogram yang telah berjalan selama 4 tahun ini, bukan hanya menghadirkan dakwah di daerah 3T atau Terdepan, Tertinggal, dan Terluar, karena para ustad berperan pula dalam pengembangan pendidikan di Pulau Buru, dengan mengisi kekosongan tenaga guru di daerah tersebut.
“Ini gelombang ke – 8. Kita sudah melakukan pembinaan di 10 desa di Pulau Buru. Alhamdulillah disana kita mengambil anak – anak dari daerah miskin, kita kumpulkan, sudah 330 – an jumlahnya. Kemudian kita membangun masjid di 2 desa mualaf, dan yang paling pokok kita mengajar di sekolah umum karena disana kekurangan guru. Kami juga membangun sumur bor,” jelasnya.
Ia menambahkan saat ini terdapat 63 orang ustad dari Ponpes Dzikir Al – Fath, yang bertugas di Pulau Buru. Seperti dijelaskannya program ini diawali permintaan seorang kepala desa dari Pulau Buru, yang wilayahnya membutuhkan pembinaan dalam penegakan syariat Islam dan pendidikan.
“Setelah dua tahun berjalan, karena ini di luar provinsi, kami laporkan kegiatan ini ke Kementerian Agama. Sesuai undang – undang pesantren ada tiga fungsi pesantren yaitu pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan. Ini pemberdayaan masyarakat di daerah miskin,” ujarnya.
Anggaran program Ustad Garis Depan bersumber dari para jemaah Ponpes Dzikir Al – Fath, dan hingga saat ini anggaran yang telah digunakan mencapai sekitar Rp27,7 miliar. Selain itu tahun kemarin pun Ponpes Dzikir Al – Fath mendapatkan bantuan dana untuk menggulirkan program ini.
“Ini program jihad, bukan fisik, tapi dalam bidang perekonomian, dan pendidikan, memajukan masyarakat, nah ini yang kita lakukan. Kemudian mendidik anak – anak yang kurang mampu, agar menjadi mampu dan membangun desa mereka,” tandasnya.