Reporter : Hendriansyah
SMP Negeri 9 Kota Sukabumi menggulirkan program unggulan bertajuk Gerakan Anti Sampah Slansi (GASS), yang bertujuan untuk menanamkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan. Peluncuran program ini dilakukan pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang diadakan pada 28 Oktober 2026.
Kepala SMP Negeri 9, Filah Saiful, mengharapkan program ini bisa menggugah kesadaran para siswa untuk selalu menjaga lingkungan, baik di sekolah maupun di rumah masing-masing.
Program GASS yang melibatkan kerja sama dengan Bank Sampah Sukabumi (Bank Sammi), dirancang agar siswa terbiasa memilah sampah. Sampah yang terkumpul akan disetorkan ke Bank Sammi untuk ditimbang dan dinilai, dan hasil dari tabungan sampah akan dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan sekolah, salah satunya dalam bidang kebersihan.
Sementara Direktur Bank Sammi, Yusi Yulistiawati, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik inisiatif SMP Negeri 9 ini, karena menurutnya program GASS merupakan langkah nyata untuk membentuk generasi muda yang peduli lingkungan.
“Sampah yang dipilah adalah langkah kecil, namun dampaknya besar bagi lingkungan yang lebih bersih dan sehat,” ungkapnya.
Diharapkannya program GASS dapat dijalankan secara konsisten, sehingga bisa menjadi kebiasaan positif bagi siswa.
Selain peluncuran GASS, Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SMP Negeri 9 diisi pula dengan penandatangan MoU antara Bank Sammi dengan SMP Negeri 9, kemudian bakti sosial penyaluran bantuan beras kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan, serta diadakan pula sosialisasi mengenai pemilahan sampah.