Reporter : Arif Hidayat
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki melantik pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Sukabumi periode 2026 – 2031, dalam acara pelantikan yang dilaksanakan pada 13 Agustus 2026 bertempat di balai kota.
Adapun susunan pimpinan Baznas Kota Sukabumi periode 2026 – 2031 terdiri dari KH. Aceng Najmudin Nawawi sebagai ketua, kemudian empat orang wakil ketua yaitu KH. Athoillah, Denden Sihabudin, Syahid Arsalan, dan Asep Saripulloh.
Ayep Zaki dalam sambutannya menekankan kepada jajaran pimpinan Baznas yang baru dilantik agar secara bertahap bisa meningkatkan jumlah dana zakat, Infak dan Sodaqoh (ZIS) yang terhimpun. Secara rinci ia menjelaskan bahwa pada tahun pertama, Baznas ditargetkan bisa menghimpun dana ZIS sebesar Rp8 miliar, kemudian pada tahun kedua ditargetkan mengumpulkan sebesar Rp12 miliar, dan pada tahun ketiga diharapkan mampu menghimpun sekitar Rp16 miliar. Seperti dijelaskannya Baznas merupakan salah satu instrumen penting dalam pembangunan di Kota Sukabumi, terutama dalam upaya pengentasan kemiskinan, dan pemberdayaan ekonomi umat.
“Baznas menjadi satu instrumen dalam pembangunan Sukabumi, di samping APBN, kemudian bantuan keuangan dari pemerintah provinsi, dan pendapatan asli daerah,” jelasnya.
Sementara Aceng Najmudin Nawawi menjelaskan bahwa dalam 100 hari ke depan, pihaknya akan melakukan beberapa hal seperti penguatan regulasi. Ia pun memandang target yang dibebankan oleh wali kota merupakan hal yang realistis, kendati memerlukan analisis lebih mendalam.
“Kalau saya lihat itu realistis sebetulnya, tapi setelah menganalisis kita bisa mengatakan siap atau tidaknya. Kalau potensi zakat kita itu mencapai lebih dari Rp148 miliar, hari ini baru terkumpul sekitar Rp5 miliar di Baznas. Ini perlu kerja sama dan optimalisasi dari semua pihak,” ucapnya saat diwawancara.
Ia juga menambahkan dalam waktu dekat, pihaknya akan menggelar rapat pleno untuk menentukan program yang akan digulirkan ke depannya
“Barangkali setelah pelantikan, kami akan mengadakan rapat pleno untuk top programnya seperti apa. Sepertinya kami akan kembali menghidupkan unit pengumpul zakat di masjid jami di kecamatan dan kelurahan,” tandasnya.